LESINDO.COM – Nahdlatul Ulama kembali menegaskan pentingnya kaderisasi generasi muda melalui kegiatan Pembekalan Tunas Aswaja Nurul Qur’an Angkatan V yang digelar di MA Nurul Qur’an Program Khusus Simo, Boyolali, pada Rabu–Kamis, 20–21 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa kelas IX MTs Unggulan Nurul Qur’an Simo sebanyak 155 siswa/santri serta siswa kelas XII MA Nurul Qur’an Program Khusus Simo sebanyak 77 siswa/santri. Dengan demikian, total peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 232 siswa/santri.

Pembekalan menghadirkan tiga narasumber, yakni Kyai Sya’bani, Kyai Annas Muyazin, dan Kyai Dwi Darwito. Para peserta mendapatkan lima materi utama tentang ke-NU-an dan paham Ahlussunnah wal Jamaah sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kegiatan itu, para santri diajak untuk memiliki keberanian dalam mengidentifikasi diri sebagai warga NU. Selain memahami nilai-nilai Aswaja, peserta juga didorong agar mampu menjadi kader penggerak dan pejuang NU di berbagai bidang kehidupan, baik pendidikan, sosial, dakwah, maupun kemasyarakatan.

Panitia menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan ini menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi di lingkungan Nurul Qur’an. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki pemahaman ideologi keagamaan yang kuat dan mampu menjaga tradisi Islam Ahlussunnah wal Jamaah di tengah perkembangan zaman.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pembaiatan sebagai simbol penguatan komitmen peserta dalam menjaga nilai-nilai Aswaja dan perjuangan NU di masa mendatang.(Git)

