spot_img
BerandaJelajahjelajah149 Calon Haji Kartasura Jalani Pemeriksaan Kesehatan Awal

149 Calon Haji Kartasura Jalani Pemeriksaan Kesehatan Awal

Selain pengisian formulir, peserta juga membuat berita acara pernyataan bermaterai terkait kondisi kesehatan dan kemungkinan penundaan keberangkatan apabila hasil pemeriksaan tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan.

Hasil Pemeriksaan Menjadi Dasar Penilaian Kesiapan Kesehatan Jemaah Menuju Musim Haji 2027

LESINDO.COM — Sebanyak 149 calon jemaah haji (calhaj) asal Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, menjalani pemeriksaan kesehatan tahap awal di Puskesmas Kartasura, Selasa–Rabu (22–23/9/2026). Pemeriksaan yang berlangsung dalam dua gelombang tersebut melibatkan Laboratorium Klinik Budi Sehat dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari persiapan kesehatan calon jemaah haji menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2027. Sebanyak 74 peserta mengikuti pemeriksaan pada Selasa (22/9/2026), sedangkan 75 peserta lainnya menjalani pemeriksaan pada Rabu (23/9/2026).

Pelayanan kesehatan berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 13.00 WIB. Sebelum mengikuti pemeriksaan, peserta diwajibkan berpuasa sejak pukul 21.00 WIB pada malam sebelumnya untuk mendukung pemeriksaan laboratorium, khususnya pengambilan sampel darah puasa.

Pemeriksaan Meliputi Sejumlah Tahapan

Rangkaian pemeriksaan diawali dengan pengambilan nomor antrean dan pendaftaran administrasi. Calon jemaah diminta menyerahkan sejumlah dokumen persyaratan, antara lain fotokopi KTP, Bipih, materai, serta memenuhi ketentuan administrasi yang ditetapkan.

Setelah mendapatkan pengarahan dari dr. Femi, peserta diarahkan ke pos pendaftaran Labkesda untuk menjalani pengambilan sampel darah puasa dan urine. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari penilaian awal kondisi kesehatan calon jemaah.

Pemeriksaan penunjang berupa elektrokardiogram (EKG) dan rontgen toraks ditangani oleh tim medis Laboratorium Klinik Budi Sehat. Sementara itu, asesmen aktivitas kehidupan sehari-hari (Activity of Daily Living/ADL), kognitif, Self Reporting Questionnaire (SRQ), dan kondisi mental dilakukan oleh dr. Rudi bersama Putri dan Iwan.

Tahapan pemeriksaan juga mencakup pengukuran antropometri, meliputi berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut. Pemeriksaan fisik serta anamnesis terkait penggunaan obat rutin ditangani dr. Rizka dan dr. Femi.

Pengambilan Darah Dilakukan Dua Tahap

Calon jemaah haji (calhaj) Kartasura menunggu giliran pemeriksaan di setiap tahapan pelayanan medis untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau dan siap menghadapi rangkaian persiapan ibadah haji 2027. (mc)

Salah satu tahapan yang dijalani calon jemaah adalah pemeriksaan darah dalam dua waktu, yakni ketika berpuasa dan dua jam setelah pengambilan sampel pertama. Prosedur tersebut memerlukan kesiapan peserta untuk mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan sesuai arahan petugas medis.

Dalam pelaksanaannya, beberapa calon jemaah mengalami pengulangan pengambilan darah karena petugas perlu menemukan titik vena yang tepat. Kondisi tersebut terutama menjadi tantangan dalam pemeriksaan terhadap sebagian peserta lanjut usia.

Setelah rangkaian pemeriksaan selesai, termasuk pengambilan sampel darah tahap kedua, peserta menyerahkan berkas akhir kepada tim administrasi yang ditangani Eka dan Maryani. Calon jemaah juga mendapatkan snack selama rangkaian pelayanan untuk membantu menjaga kondisi fisik setelah menjalani pemeriksaan dan menunggu tahapan berikutnya.

Calon Jemaah Menandatangani Pernyataan Kesehatan

Sebelum meninggalkan lokasi pemeriksaan, calon jemaah haji tahun 2027 diminta mengisi formulir mengenai kondisi kesehatan masing-masing. Formulir tersebut menjadi bagian dari pendataan dan dokumentasi kesehatan calon jemaah.

Selain pengisian formulir, peserta juga membuat berita acara pernyataan bermaterai terkait kondisi kesehatan dan kemungkinan penundaan keberangkatan apabila hasil pemeriksaan tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari proses administrasi kesehatan calon jemaah, sekaligus menegaskan bahwa kesiapan fisik merupakan salah satu aspek yang diperhatikan dalam persiapan keberangkatan ibadah haji.

Dengan selesainya pemeriksaan tahap awal, calon jemaah haji asal Kartasura selanjutnya menunggu hasil evaluasi kesehatan sesuai prosedur yang ditetapkan oleh pihak terkait. Pemeriksaan lanjutan dan penilaian kesehatan akan menjadi bagian dari proses persiapan menuju musim haji 2027. (Mac)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments