LESINDO.COM — Sebanyak 74 Taruna Muda SMK Pelayaran Pancasila Kartasura mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) selama dua hari, Selasa–Rabu (22–23 September 2026). Kegiatan yang berlangsung di kampus SMK Pelayaran Kartasura dan Lapangan Gunung Kunci itu mengusung tema “Satu Komando, Satu Tujuan, Menjadi Pemimpin di Atas Samudera”.
Kegiatan LDK dirancang untuk membekali taruna dengan pengetahuan, mentalitas, dan keterampilan dasar kepemimpinan melalui serangkaian materi pembelajaran, dinamika kelompok, serta kegiatan yang mengasah kedisiplinan dan ketahanan mental.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Pelayaran Pancasila Kartasura, Nurul Fitrianika, S.Pd., mengatakan, LDK merupakan program pelatihan yang ditujukan untuk membentuk karakter dan kemampuan kepemimpinan para taruna tingkat muda.
“LDK merupakan program pelatihan yang dirancang untuk membekali para taruna dan taruni tingkat muda dengan pengetahuan, mentalitas, dan keterampilan dasar memimpin,” ujar Nurul.
Menurut dia, pelaksanaan LDK tidak hanya diarahkan pada penguasaan teori kepemimpinan, tetapi juga pada pembentukan karakter melalui praktik langsung. Materi yang diberikan mencakup kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, integritas, komunikasi, kerja sama tim, serta pengelolaan waktu dan organisasi.
Rangkaian kegiatan hari pertama dimulai dengan pengumpulan peserta, absensi, pemeriksaan perlengkapan, dan penempatan kamar. Pembukaan kegiatan dilaksanakan pukul 07.30–08.00 dengan Mayor Pur. Sutarjo sebagai penanggung jawab upacara pembukaan.
Setelah pembukaan, taruna mengikuti materi dynamic games and team building yang disampaikan Arny dan Cicilia pada pukul 09.00–11.30. Kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun kekompakan dan kemampuan kerja sama antarpeserta.
Selepas istirahat, shalat, dan makan (ishoma), peserta mendapatkan materi jiwa korsa yang disampaikan Teguh Didik pada pukul 13.00–14.00. Materi dilanjutkan dengan pendidikan karakter dan kedisiplinan oleh Dr. Hermawan Arianto.
Pada sesi berikutnya, Usman, AMK., menyampaikan materi solid teamwork and leadership. Materi ini menjadi bagian dari pembekalan taruna dalam memahami pentingnya solidaritas, kerja sama, dan kepemimpinan dalam kelompok.
Kegiatan berlanjut dengan materi yang disampaikan staf batalyon atau OSIS mengenai tugas dan peran staf batalyon serta kegiatan malam keakraban. Sesi tersebut berlangsung hingga pukul 21.00.

Rangkaian LDK hari pertama kemudian diakhiri dengan kegiatan uji mental yang dipandu Roby Setiawan, S.Pd., dengan pendampingan Sutarjo dan Joko Lelono. Kegiatan berlangsung pada pukul 00.00–04.00 di kawasan Makam Petilasan Keraton Kartasura.
Pada hari kedua, peserta mengikuti senam ceria dan latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) di Lapangan Gunung Kunci. Kegiatan ditutup pada pukul 12.30 oleh Sutarjo.
Staf Batalyon Dampingi Kegiatan Taruna
Dalam pelaksanaan LDK, staf batalyon memiliki peran dalam mendampingi berbagai aktivitas taruna. Pendampingan meliputi pemeriksaan kelas, pengecekan perlengkapan, penyediaan tim Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), serta membantu guru apabila diperlukan.
Kepala Sekolah SMK Pelayaran Pancasila Kartasura, Benih Toto Laksnono, S.Pd., mengatakan, LDK tidak hanya berfokus pada teori kepemimpinan, tetapi juga menggabungkan praktik langsung melalui dinamika kelompok, simulasi, dan kegiatan luar ruangan.
Menurut Benih, pendekatan tersebut digunakan untuk melatih kemampuan taruna dalam menghadapi situasi yang membutuhkan ketahanan mental dan penyelesaian masalah (problem-solving) di lapangan.
Melalui pelaksanaan LDK, sekolah berharap para taruna tingkat muda tidak hanya memahami konsep kepemimpinan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun dalam pembentukan karakter sebagai calon tenaga profesional di bidang pelayaran. (Mac)

