spot_img
BerandaJelajahJalan Sehat RT 03 RW 13 Kartasura Berhadiah Kambing, Warga Rela “Gosok”...

Jalan Sehat RT 03 RW 13 Kartasura Berhadiah Kambing, Warga Rela “Gosok” Kupon ke Tubuh Hewan

LESINDO.COM – Jalan sehat biasanya identik dengan hadiah sepeda, televisi, kulkas, atau peralatan rumah tangga. Namun, warga Rt 03 RW 13, Pucangan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, memiliki cara berbeda untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Seekor kambing dan 12 ekor ayam disiapkan sebagai hadiah dalam jalan sehat yang diikuti warga RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 13, Minggu (9/8/2026) pagi.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Ratusan warga tampak mengenakan pakaian bernuansa merah putih. Mereka berjalan bersama menempuh rute kurang dari tiga kilometer yang melintasi kawasan depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta.

Bukan hanya jalan sehat yang membuat suasana pagi itu meriah. Kehadiran kambing sebagai hadiah utama menjadi perhatian tersendiri bagi warga.

Bahkan, sebelum peserta berangkat, seorang warga terlihat menggosok-gosokkan kupon undian ke tubuh kambing. Aksi tersebut sontak mengundang tawa warga. Entah sekadar guyonan atau benar-benar berharap keberuntungan, kupon tersebut seolah perlu “didekatkan” terlebih dahulu dengan hadiah utama.

Kemeriahan semakin terasa ketika Lurah Kartasura, Safrudin Cahyanto, SE, hadir di tengah-tengah warga.

Sebelum memberikan sambutan, Safrudin mengabsen warga berdasarkan wilayah RT. Ketika RT 01 dipanggil, warga menjawab secara serempak. Begitu pula saat RT 02 dan RT 03 disebut. Teriakan “yuhhhh!” menggema sebagai tanda kekompakan masing-masing kelompok warga.

Safrudin mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan sederhana di tingkat RW memiliki arti penting dalam menjaga hubungan sosial dan kebersamaan masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga RW 13. Saya mengingatkan untuk tetap menjaga kebersamaan dengan melakukan gotong royong,” ujar Safrudin.

Ia juga mengajak warga menjaga persatuan dan membangun kebersamaan tanpa membedakan latar belakang masyarakat.

“Menjaga persatuan RW 13, membaur bersama, tidak peduli latar belakangnya, baik profesi, agama maupun golongan,” katanya.

Selain itu, ia mengajak warga terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

“Semangat bersama, cinta Tanah Air, dan semoga seluruh warga sehat serta bahagia,” ujar Safrudin.

Hadiah Kambing Bukan Sekadar Gimmick

Ketua RT 03 RW 13, Partanto, mengatakan rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan tahun ini sepenuhnya dipercayakan kepada panitia yang mayoritas merupakan anak-anak muda Kampung Pucangan, RT 03 RW 13, Kartasura.

Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada jalan sehat. Setelah itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan berbagai acara hingga malam tirakatan.

Menurut Partanto, ide menjadikan kambing sebagai hadiah utama berawal dari usulan salah seorang warga.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Kartasura berkenan hadir dan mengibarkan bendera Merah Putih sebagai tanda dimulainya pemberangkatan peserta jalan sehat pada Minggu pagi di RW 13 Kartasura. (mc)

Daripada anggaran hadiah digunakan untuk membeli satu unit televisi LCD, warga memilih membeli seekor kambing. Sisa anggaran kemudian digunakan untuk menambah jenis hadiah sehingga lebih banyak warga memiliki kesempatan memperoleh hadiah.

“Daripada dibelikan televisi LCD, lebih baik dibelikan seekor kambing. Sisanya kalau masih ada dibelikan hadiah yang lain sehingga varian hadiah hiburannya lebih banyak,” kata Partanto.

Selain kambing dan 12 ekor ayam, panitia juga menyediakan kulkas, mesin cuci, kipas angin, bantal, guling, kasur, serta berbagai hadiah hiburan lainnya.

Menurut Partanto, sebagian hadiah tersebut juga berasal dari sponsor dan donatur yang turut mendukung kegiatan warga.

“Kebetulan di Pucangan ini ada beberapa sekolah. Di antaranya ada sumbangan dari paguyuban tukang parkir, paguyuban para penjual jajanan yang mangkal di sekolah. Ada juga penjual sayuran keliling yang setiap pagi berjualan di Kampung Pucangan yang ikut memberikan kontribusi hadiah,” ujarnya.

Konsep hadiah yang beragam tersebut diharapkan tidak hanya menambah kemeriahan saat pengundian, tetapi juga memberikan kesempatan kepada lebih banyak warga untuk membawa pulang hadiah.

Soto, Dawet hingga Lemet

Setelah menyelesaikan perjalanan kurang dari tiga kilometer, warga tiba di garis finis. Namun, acara belum berakhir.

Di lokasi finis, sejumlah stan makanan telah menunggu. Warga dapat menikmati soto ayam, dawet, teh, serta berbagai makanan ringan yang telah disiapkan panitia.

Jajanan tradisional juga turut disediakan. Salah satunya adalah lemet, makanan tradisional yang kini semakin jarang dijumpai dalam berbagai kegiatan masyarakat.

Makanan dan minuman tersebut menjadi pelengkap suasana kebersamaan. Warga duduk, berbincang, dan menikmati hidangan setelah berjalan bersama. Suasana semakin meriah dengan hiburan musik organ tunggal.

Jalan sehat RW 13 akhirnya bukan sekadar kegiatan olahraga atau perebutan hadiah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan warga untuk kembali merasakan suasana kampung: berjalan bersama, tertawa bersama, makan bersama, dan berbagi kebahagiaan.

Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin sibuk, kegiatan tahunan tersebut menjadi cara sederhana warga RW 13 untuk merawat kebersamaan.

Pagi itu, kambing, ayam, soto, dawet, hingga lemet menjadi bagian dari cerita kecil perayaan kemerdekaan. Sebuah gambaran bahwa semangat Indonesia juga tumbuh dari kampung, dari gotong royong, dan dari warga yang masih mau berkumpul serta merayakan kebahagiaan bersama.(Mac)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments