LESINDO.COM — Sebanyak 87 calon jemaah haji (calhaj) dari Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, mengikuti praktik manasik haji dan umrah di Edupark Alaska, Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Minggu (18/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kartasura tersebut memanfaatkan miniatur Ka’bah sebagai sarana simulasi rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Ketua IPHI Kartasura, H. Sukidi, S.Pd., M.Pd., memberikan pengarahan mengenai tahapan perjalanan ibadah haji, mulai dari persiapan keberangkatan, pelaksanaan umrah, hingga rangkaian ibadah haji.
“Anggap saja kantor IPHI Kartasura ini sebagai maktabnya, nanti di Masjid Ar Rahman Tasikmadu sebagai tempat miqatnya,” kata Sukidi saat menjelaskan alur simulasi kepada para peserta.
Tepat pukul 06.30, rombongan calhaj Kartasura berangkat menuju Masjid Ar Rahman di Tasikmadu. Perjalanan yang memakan waktu sekitar 45 menit itu menjadi bagian awal simulasi perjalanan ibadah menuju Tanah Suci.

Setibanya di masjid, para calon jemaah laki-laki mengenakan pakaian ihram. Mereka terlebih dahulu melaksanakan shalat sunah dua rakaat, kemudian berniat umrah dan membaca talbiyah selama perjalanan menuju Edupark Alaska.
Setelah tiba di lokasi, para peserta diarahkan memasuki area yang disimulasikan menyerupai pemeriksaan dokumen perjalanan sebelum memulai praktik ibadah. Mereka kemudian melaksanakan tawaf dengan mengelilingi Ka’bah serta sa’i, yakni berjalan antara Bukit Safa dan Marwah.
Usai menyelesaikan rangkaian praktik umrah, para calon jemaah melanjutkan simulasi ibadah haji. Mereka kembali ke tempat yang disimulasikan sebagai hotel untuk mempersiapkan perjalanan menuju Mina, kemudian melafalkan niat haji sebelum mengikuti simulasi perjalanan ke Arafah untuk melaksanakan wukuf.
Praktik wukuf berlangsung selepas shalat Zuhur hingga menjelang Magrib. Dalam simulasi tersebut, Amin Taufik bertugas sebagai khatib, sedangkan Sunyoto bertugas sebagai muazin.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar di bawah bimbingan pengurus IPHI Kartasura. Kegiatan kemudian ditutup dengan shalat Zuhur berjamaah dan praktik tawaf wada sebelum rombongan kembali ke Kartasura.
Melalui praktik manasik di lapangan tersebut, para calon jemaah diharapkan dapat memahami urutan dan tata cara pelaksanaan ibadah haji dan umrah secara lebih utuh. Dengan demikian, mereka memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman praktik untuk mempersiapkan diri sebelum berangkat ke Tanah Suci. (mac)

