spot_img
BerandaJelajahjelajahMendunia! Dosen Uin Raden Mas Said Surakarta Dipercaya Jadi Juri Ajang Prestisius...

Mendunia! Dosen Uin Raden Mas Said Surakarta Dipercaya Jadi Juri Ajang Prestisius Qs Reimagine Education Awards 2026 Di London

Dr. Muhammad Nanang Qosim mendapat pengakuan internasional sebagai juri QS Reimagine Education Awards & Conference 2026, ajang bergengsi yang mempertemukan inovator pendidikan dari berbagai belahan dunia.

LESINDO.COM – Kabar membanggakan datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta. Dr. Muhammad Nanang Qosim, Associate Professor pada perguruan tinggi tersebut, memperoleh Certificate of Recognition dari QS Reimagine Education Awards & Conference 2026 atas keahlian, dedikasi, dan kontribusinya sebagai juri dalam ajang penghargaan inovasi pendidikan bertaraf internasional.

Kegiatan bergengsi yang diselenggarakan oleh QS Quacquarelli Symonds ini dijadwalkan berlangsung pada 6–8 Desember 2026 di London, Inggris, dengan American University of the Middle East (AUM) sebagai tuan rumah. Kepercayaan tersebut menempatkan akademisi UIN Raden Mas Said Surakarta dalam lingkaran profesional yang berkontribusi terhadap penilaian inovasi dan transformasi pendidikan global.

Pengakuan atas Kompetensi Akademik di Tingkat Global

QS Reimagine Education Awards dikenal sebagai ajang yang memberikan apresiasi kepada pendidik, institusi pendidikan, serta inovator teknologi pendidikan yang menghadirkan pendekatan transformatif dalam pembelajaran. Memasuki penyelenggaraan ke-13 pada 2026, ajang ini terus menjadi ruang pengakuan bagi berbagai upaya pembaruan pendidikan yang relevan dengan tantangan masa depan.

Dalam sertifikat tersebut, QS Quacquarelli Symonds menyampaikan apresiasi atas keahlian dan komitmen Muhammad Nanang Qosim sebagai juri. Evaluasi dan perspektif para juri menjadi bagian penting dalam mengenali kontribusi inovatif yang berpotensi memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan.

Penunjukan ini sekaligus menjadi pengakuan terhadap kompetensi akademik dosen Indonesia dalam ekosistem pendidikan internasional. Peran juri tidak sekadar memberikan penilaian, tetapi juga menuntut ketajaman analisis, objektivitas, serta pemahaman terhadap kualitas inovasi, relevansi pembelajaran, dan keberlanjutan dampak pendidikan.

Membawa Perspektif Indonesia ke Panggung Pendidikan Dunia

Keterlibatan akademisi Indonesia dalam forum internasional seperti QS Reimagine Education Awards memiliki arti strategis. Di tengah perubahan pendidikan tinggi akibat perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, dan tuntutan keberlanjutan, pertukaran perspektif lintas negara menjadi semakin penting.

“Sertifikat ini diberikan sebagai penghargaan atas kontribusinya sebagai juri dalam ajang QS Reimagine Education Awards & Conference 2026, sebuah ajang bergengsi yang mempertemukan para inovator pendidikan dari berbagai belahan dunia.” (mc)

Bagi UIN Raden Mas Said Surakarta, keterlibatan dosennya sebagai juri pada ajang ini dapat menjadi peluang untuk memperluas jejaring akademik, memperkaya wawasan mengenai praktik inovasi pendidikan global, serta membuka ruang pembelajaran bagi pengembangan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Pengalaman tersebut juga relevan dengan agenda transformasi perguruan tinggi yang menekankan kualitas pembelajaran, penguatan daya saing internasional, inovasi akademik, dan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs).

Momentum Penguatan Reputasi Internasional Kampus

Kepercayaan internasional kepada akademisi merupakan salah satu indikator pengakuan atas kapasitas sumber daya manusia perguruan tinggi. Namun, nilai strategisnya tidak berhenti pada pencapaian personal. Pengalaman dan jejaring yang diperoleh dari keterlibatan dalam forum global dapat menjadi modal untuk memperkuat budaya mutu, mengembangkan inovasi pembelajaran, dan mendorong kolaborasi lintas institusi.

Keterlibatan Muhammad Nanang Qosim sebagai juri QS Reimagine Education Awards & Conference 2026 menjadi momentum bagi UIN Raden Mas Said Surakarta untuk terus memperluas kontribusi akademiknya dalam percakapan pendidikan global.

Pengakuan ini sekaligus menegaskan bahwa akademisi dari perguruan tinggi Indonesia memiliki peluang untuk mengambil peran dalam menilai, mengembangkan, dan menginspirasi inovasi pendidikan di tingkat internasional.

Dari Surakarta menuju London, kiprah akademisi Indonesia menunjukkan bahwa kontribusi terhadap masa depan pendidikan tidak dibatasi oleh geografis, melainkan ditentukan oleh kompetensi, integritas, dan komitmen untuk menghadirkan perubahan yang bermakna.

Tentang QS Reimagine Education Awards

QS Reimagine Education Awards & Conference merupakan ajang internasional yang diselenggarakan oleh QS Quacquarelli Symonds untuk mengapresiasi inovasi dalam pendidikan. Program ini memberikan ruang bagi pendidik, institusi, dan inovator untuk menampilkan pendekatan baru dalam pembelajaran serta gagasan yang berpotensi mentransformasi pendidikan masa depan. (Naq)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments