LESINDO.COM – SMK Pelayaran Kartasura menggelar kegiatan Workshop Kurikulum dan Brainstorming di Hotel Luminary Vasa pada Rabu-Kamis, 10–11 Juni 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Psikologi Anava untuk memberikan penguatan terkait kerja sama tim, komunikasi efektif, pengelolaan emosi, serta pengembangan potensi sumber daya manusia dalam organisasi.
Dalam pemaparannya, tim Psikologi Anava menjelaskan bahwa setiap manusia menggunakan fungsi otak kanan dan otak kiri yang memiliki peran penting dalam proses berpikir, kreativitas, dan pengambilan keputusan. Pemahaman terhadap cara kerja otak tersebut dinilai penting untuk membangun sinergi dan kerja sama dalam sebuah organisasi.
Narasumber Putut Rantau Bahagia menekankan bahwa keberhasilan sebuah organisasi sangat bergantung pada kepercayaan antaranggotanya. Menurutnya, tanpa adanya rasa saling percaya, organisasi akan sulit berkembang meskipun memiliki sumber daya yang berkualitas.
“Team work adalah sebuah kepercayaan. Ketika rasa percaya sudah hilang, sehebat apa pun kemampuan yang dimiliki anggota organisasi tidak akan berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan pentingnya komunikasi dalam membangun kerja sama tim. Berdasarkan kajian komunikasi yang dipaparkan, efektivitas komunikasi hanya sekitar 7 persen berasal dari kata-kata, 38 persen dari intonasi suara, dan 55 persen dari bahasa tubuh.
Selain membahas kerja sama tim, peserta juga mendapatkan materi mengenai tantangan dunia pendidikan saat ini, khususnya dalam menghadapi karakteristik Generasi Z dan Generasi Alpha yang memiliki pola pikir dan cara belajar berbeda dengan generasi sebelumnya.
Sementara itu, narasumber Maya Savitri menjelaskan bahwa brainstorming merupakan ruang kreatif tanpa batas yang memberikan kesempatan kepada setiap anggota tim untuk menyampaikan gagasan dan ide. Menurutnya, kegagalan dalam proses brainstorming sering kali terjadi karena tidak semua anggota diberikan ruang untuk berpendapat.
“Brainstorming tidak akan berjalan efektif apabila anggota tim tidak diberi kesempatan untuk menyampaikan ide dan masih mempertahankan ego masing-masing,” jelasnya.
Dalam sesi lainnya, peserta juga diajak memahami pentingnya kecerdasan emosional. Tim Psikologi Anava menjelaskan bahwa kestabilan emosi seseorang tidak dapat diukur dari usia. Seseorang yang lebih tua belum tentu memiliki kematangan emosi yang lebih baik karena kondisi tersebut dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pengalaman hidup dan luka emosional yang belum terselesaikan.
Narasumber juga memaparkan enam emosi dasar manusia, yakni bahagia, sedih, marah, takut, jijik, dan terkejut. Emosi tersebut dapat memengaruhi lingkungan sekitar karena pada dasarnya emosi bersifat menular.

Kepala SMK Pelayaran Kartasura, Benih Toto Laksono, S.Pd mengaku sangat mengapresiasi materi yang disampaikan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, ilmu yang diberikan sangat bermanfaat tidak hanya untuk kepentingan organisasi, tetapi juga untuk pengembangan diri setiap individu.
“Materi dari Psikologi Anava sangat luar biasa. Bagi orang awam, ilmu ini sangat berguna, terlebih untuk diri saya sendiri. Materi yang disampaikan sangat menarik dan menjadi ilmu baru yang tentunya bermanfaat bagi seluruh rekan di organisasi SMK Pelayaran. Antusiasme peserta juga sangat tinggi selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Pelayaran Kartasura, Roby Setiawan Abadi, S.Pd. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, staf, dan karyawan yang telah berpartisipasi aktif dan bekerja sama selama kegiatan berlangsung.
“Saya sangat mengapresiasi bapak dan ibu guru, staf, serta karyawan atas kerja sama yang luar biasa. Selama saya bekerja di sini, baru kali ini saya melihat kekompakan dan semangat kolaborasi yang begitu kuat. Terima kasih atas dedikasi dan partisipasinya,” ungkapnya.
Melalui workshop kurikulum dan brainstorming ini, SMK Pelayaran Kartasura berharap dapat memperkuat budaya kerja yang kolaboratif, meningkatkan komunikasi antarpegawai, serta menghasilkan berbagai gagasan inovatif untuk mendukung pengembangan sekolah di masa mendatang.(Mac)

