LESINDO.COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta masuk dalam jajaran sembilan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Indonesia yang tercatat dalam QS Asia University Rankings: South-Eastern Asia 2027. Dalam pemeringkatan tersebut, UIN Raden Mas Said Surakarta menempati peringkat ke-238 di kawasan Asia Tenggara.
Capaian tersebut tertuang dalam sertifikat pemeringkatan QS Quacquarelli Symonds yang diterbitkan pada November 2026. Selain masuk dalam pemeringkatan kawasan Asia Tenggara, UIN Raden Mas Said Surakarta juga tercatat dalam QS Asia University Rankings 2027 pada kelompok peringkat 1.501 ke atas.
Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Toto Suharto, mengatakan, masuknya kampus tersebut dalam dua pemeringkatan internasional menjadi bentuk pengakuan terhadap perkembangan institusi di tingkat global.
“Capaian ini semakin bermakna karena kedua sertifikat QS tersebut menunjukkan bahwa UIN Raden Mas Said Surakarta mampu menorehkan prestasi dan rekognisi,” kata Toto di Surakarta, Rabu (4/11/2026).
Menurut Toto, pemeringkatan QS Asia University Rankings: South-Eastern Asia 2027 hanya merilis 300 perguruan tinggi teratas dari sekitar 1.750 kampus yang masuk dalam cakupan pemeringkatan.
Ia menilai, capaian tersebut menjadi momentum bagi UIN Raden Mas Said Surakarta untuk memperkuat reputasi akademik sekaligus meningkatkan visibilitas perguruan tinggi di tingkat internasional.
Pengakuan tersebut juga diharapkan membuka peluang lebih luas bagi pengembangan jejaring akademik, kerja sama internasional, serta peningkatan daya saing perguruan tinggi.
Toto mengatakan, pemeringkatan internasional perlu menjadi pendorong bagi kampus untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan tata kelola kelembagaan.
Karena itu, seluruh sivitas akademika didorong untuk memperkuat budaya mutu, meningkatkan produktivitas akademik, dan memperluas kolaborasi global.
“Dengan masuknya UIN Raden Mas Said Surakarta dalam QS Asia University Rankings 2027, universitas semakin meneguhkan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi Islam yang unggul, moderat, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Dalam daftar sembilan PTKN Indonesia pada QS Asia University Rankings: South-Eastern Asia 2027, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menempati posisi tertinggi di peringkat ke-150, disusul UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di posisi ke-163 dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di peringkat ke-190.
Selanjutnya, UIN Walisongo Semarang berada di peringkat ke-218. Adapun UIN Raden Mas Said Surakarta berada pada kelompok peringkat ke-238 bersama UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Prof KH Saifuddin Zuhri Purwokerto, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. (Mnq)

