LESINDO.COM – Suasana khidmat berpadu dengan nuansa kemiliteran mewarnai Inagurasi dan Pelantikan Taruna Muda, Taruna Madya, serta Taruna Utama SMK Pelayaran Pancasila Kartasura yang digelar di Hotel Megaland, Kartasura, Rabu (5/8/2026).
Prosesi pelantikan diawali dengan parade militer dan tradisi Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan kepada para taruna yang resmi menyandang status baru. Saat memasuki aula, para Taruna Madya disambut barisan Pedang Pora yang dibentuk senior mereka. Prosesi tersebut disaksikan ratusan tamu undangan, orang tua, serta keluarga taruna yang memenuhi ruangan dengan rasa bangga.
Dengan langkah tegap dan barisan yang rapi, para taruna memasuki aula menuju tempat duduk yang telah ditentukan berdasarkan kelas. Nuansa disiplin dan kekompakan menjadi ciri khas jalannya upacara pelantikan.
Ketua Panitia sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Nurul Fitrianika, S.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pembinaan calon taruna telah dilaksanakan secara bertahap sejak awal Juli 2026.
Tahapan tersebut diawali dengan pembekalan sebelum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dilanjutkan MPLS selama tiga hari pada 13–15 Juli 2026. Setelah itu para calon taruna mengikuti Pendidikan Dasar Ketarunaan (Diksartar) pada 16–17 Juli yang dipimpin Mayor (Purn) Sutarjo bersama personel Koramil Kartasura dan staf Batalyon Taruna. Rangkaian pembinaan ditutup dengan kegiatan long march pada 18 Juli 2026.
Nurul juga melaporkan bahwa proses penerimaan peserta didik baru berjalan lancar. Dari 96 pendaftar, sebanyak 74 calon taruna dinyatakan diterima, terdiri atas 64 taruna dan 10 taruni.
“Kami menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepada bapak dan ibu sekalian. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada SMK Pelayaran Pancasila Kartasura untuk mendidik putra-putri terbaik,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh orang tua untuk terus memberikan doa dan dukungan kepada sekolah dalam mewujudkan visi pendidikan karakter dan kedisiplinan.
“Kepada seluruh Taruna Muda, Madya, dan Utama, ingatlah bahwa kesuksesan tidak datang dalam semalam. Kesuksesan lahir dari ketekunan, keberanian menghadapi penolakan, dan tidak mudah menyerah. Sekolah adalah tempat memperbesar peluang hidup yang lebih baik di masa depan,” katanya.
Nurul juga berpesan agar para taruna menjadikan pendidikan sebagai warisan terbaik dalam kehidupan.
“Tidak ada kekayaan yang lebih utama daripada akal, tidak ada keadaan yang lebih menyedihkan daripada kebodohan, dan tidak ada warisan yang lebih baik daripada pendidikan. Kalian boleh kalah dalam gaya, tetapi harus menang dalam etika dan hubungan dengan Tuhan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMK Pelayaran Pancasila Kartasura, Benih Toto Laksono, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan MPLS hingga Diksartar.
Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran guru, Polsek Kartasura, Puskesmas Kartasura, Koramil Kartasura, serta seluruh pihak yang terlibat dalam memberikan pembinaan kepada calon taruna selama proses pendidikan dasar.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMK Pelayaran Pancasila Kartasura.

“Kami mohon doa dan dukungan agar proses pendidikan di SMK Pelayaran Pancasila Kartasura dapat berjalan dengan baik sehingga mampu mengantarkan anak-anak meraih cita-cita dan masa depan yang mereka impikan,” katanya.
Benih menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari proses pembentukan karakter seorang taruna.
Ia berharap seluruh Taruna Muda memiliki akhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, serta menguasai kompetensi di bidang kemaritiman sehingga mampu membanggakan keluarga, sekolah, dan bangsa.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh Taruna Muda, Madya, dan Utama yang telah dilantik. Hormatilah bapak dan ibu guru, jalani proses belajar dengan sungguh-sungguh, dan jadilah generasi pelaut Indonesia yang berkarakter,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Benih juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penerimaan peserta didik baru yang dipimpin Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Nurul Fitrianika, beserta seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah bekerja sejak proses seleksi hingga pelantikan berlangsung sukses.
Menutup sambutannya, Benih mengingatkan para taruna akan semboyan insan pelaut, “Jalesveva Jayamahe”, yang berarti Justru di Laut Kita Jaya.
“Semoga semboyan itu menjadi semangat bagi seluruh taruna untuk terus belajar, berkarya, dan mengabdi. Jaya di laut, sejahtera di darat,” pungkasnya.(Mac)

