Oleh Bektiningsih, S.Pd., M.Pd (Kepala Sekolah SD Negeri Gentan 02 Kec.Baki Sukoharjo)
LESINDO.COM- SD Negeri Gentan 02 Kecamatan Baki merupakan salah satu satuan pendidikan dasar yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berkomitmen kuat dalam menanamkan nilai-nilai karakter, khususnya karakter religius, kepada peserta didik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pembiasaan serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah. Untuk itu, di bawah kepemimpinan Ibu Bektiningsih, S.Pd., M.Pd memanfaatkan asset sekolah tersebut secara maksimal.
SD Negeri Gentan 02 berdiri di atas lahan seluas 3.254 yang terdiri dari 6 ruang kelas, 1 ruang guru, 1 ruang kepala sekolah, 1 perpustakaan, rumah penjaga, tempat parkir, dan toilet. Hal itu merupakan salah satu potensi yang dimiliki SD Negeri Gentan 02 dan ketersediaan lahan kosong yang cukup luas di area sekolah. Dari situlah, Ada inisiasi dari Ibu Bekti selaku kepala sekolah SD Negeri Gentan 02 Kecamatan Baki untuk bersinergi dengan pihak desa, komite sekolah, serta tokoh masyarakat di Desa Ngebrak untuk mendirikan mushola di lingkungan sekolah untuk memenuhi kebutuhan akan tempat ibadah yang representatif sekaligus sebagai pusat kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Sebelum adanya mushola sekolah, para siswa dan guru harus melaksanakan sholat dhuhur di masjid desa setempat. Untuk menuju ke sana, para siswa dan guru harus jalan kaki yang membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Selain sholat dhuhur, para siswa juga melaksanakan murojaah yang dilakukan di serambi-serambi kelas, serta sholat dhuha di perpustakaan

Pembangunan mushola SD Negeri Gentan 02 dilaksanakan dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong. Seluruh proses pembangunan dibiayai melalui dana swadaya yang bersumber dari partisipasi orang tua siswa, komite sekolah, guru, sekolah se-Kecamatan Baki, dukungan masyarakat sekitar, serta badan usaha yang ada di Gentan dan sekitarnya. Swadaya ini menjadi bukti nyata kepedulian dan rasa memiliki seluruh warga terhadap sekolah serta pentingnya pendidikan karakter religius bagi generasi penerus.
Mushola yang telah terbangun kini menjadi salah satu fasilitas penting di SD Negeri Gentan 02 Kecamatan Baki. Keberadaan mushola memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan di sekolah. Setiap pagi, mushola dimanfaatkan oleh siswa untuk melaksanakan sholat dhuha. Kegiatan sholat dhuha ini tidak hanya bertujuan membiasakan warga sekolah menjalankan ibadah sunnah, tetapi juga melatih kedisiplinan, ketenangan, serta membangun kedekatan spiritual siswa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Selain sholat dhuha, mushola juga digunakan sebagai tempat kegiatan murojaah. Melalui kegiatan murojaah, siswa diajak untuk mengulang dan memperkuat hafalan surat-surat pendek juz 30 secara rutin. Kegiatan ini dibimbing oleh guru dengan suasana yang khusyuk dan menyenangkan, sehingga siswa merasa nyaman dan termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an.
Pada waktu siang hari, mushola dimanfaatkan untuk pelaksanaan sholat dhuhur berjamaah. Kegiatan sholat berjamaah ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa tentang pentingnya kebersamaan, ketertiban, serta tata cara beribadah yang baik dan benar. Selain itu para siswa putra latihan untuk adzan yang dilakukan secara bergilir. Melalui pembiasaan sholat berjamaah dan adzan, diharapkan nilai-nilai religius dapat tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari siswa, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga serta melatih keberanian mereka untuk tampil dan memiliki jiwa bertanggung jawab.
Mushola SD Negeri Gentan 02 Kecamatan Baki juga berfungsi sebagai tempat penyelenggaraan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) bagi siswa. Kegiatan TPA dilaksanakan secara terjadwal dan terstruktur. Hari Senin kelas 1 dan 2, Selasa kelas 3 dan 4, serta Hari Rabu kelas 5 dan 6. TPA dilaksanakan setelah jam pelajaran usai. TPA dilakukan dengan tujuan membekali siswa memiliki kemampuan dasar membaca Al-Qur’an, memahami makna ajaran agama, serta membentuk akhlak mulia sejak usia dini. Kehadiran TPA di lingkungan sekolah memberikan kemudahan bagi siswa untuk belajar agama tanpa harus keluar dari area sekolah, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan aman.
Manfaat mushola tidak hanya dirasakan oleh siswa dan guru, tetapi juga oleh orang tua siswa serta warga masyarakat sekitar. Mushola ini dimanfaatkan sebagai tempat pengajian rutin bagi para orang tua siswa dan warga setempat. Kegiatan pengajian tersebut dilaksanakan setiap Hari Sabtu terakhir dalam setiap bulan. Pengajian ini diharapkan menjadi sarana peningkatan keimanan, pengetahuan keagamaan, serta mempererat tali silaturahmi antara sekolah dan masyarakat. Dengan adanya kegiatan bersama ini, hubungan antara sekolah dan lingkungan sekitar menjadi semakin harmonis dan saling mendukung.
Keberadaan mushola di SD Negeri Gentan 02 menjadikan sekolah tidak hanya sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan spiritual dan sosial. Mushola menjadi ruang bersama yang menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan, kepedulian, dan penguatan nilai-nilai moral. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang menekankan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.
Pemanfaatan lahan kosong untuk pembangunan mushola di SD Negeri Gentan 02 Kecamatan Baki merupakan contoh nyata pengelolaan lingkungan sekolah yang visioner dan berorientasi pada kebutuhan jangka panjang. Dengan dukungan swadaya dan partisipasi aktif seluruh warga sekolah serta masyarakat, mushola ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai sarana ibadah, pembelajaran, dan pembinaan karakter generasi muda.
Melalui keberadaan mushola ini, SD Negeri Gentan 02 Kecamatan Baki semakin mantap melangkah sebagai sekolah yang religius, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya. Semoga kebermanfaatan mushola dapat dirasakan secara berkelanjutan dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunannya.

